Narasi API Unggun Pancasila

Narasi API Unggun

Sejenak kita resapi, Tuk hentikan langkah kaki

Diam…. Hidmat… hingga suasana sepi, Tuk syukuri ciptaan Tuhan

Membentuk lingkaran mengelilingi

Seraya terucap berharap karunia Tuhan

Jalinan kebersamaan terpancar di alam terbuka.

dengan tekad yang kuat dihati

Kaki mulai melangkah menuju berharap berkah

Teriring gempita malam sang pimpinan tegak nan kokoh

Dia… berdiri dan menjadi penengah di antara kita

(pemimpin acara memasuki arena api unggun)

Derap langkah pimpinan menyentak serentak berdiri dan tegaknya sahabat

pasukan disiapkan

(pemimpin menyiapkan pasukan)

Adi cita pelatihan dasar kepemimpinan siswa (Nama Sekolah/Organisasi) sebagai

kusuma jiwa para tunggul yang bertunas,,,

yang terhormat ( pembina upacara ) menempati tempat kehormatan

(Pembina memasuki arena api unggun)

(pasukan disiapkan)

Malam ini kita berkumpul untuk melaksanakan acara api unggun yg diawali dengan

laporan

(Pemimpin acara laporan kepada pembina acara)

Dalam hening malam yang senyap para tunas membara hati terpaut janji pada ibu

pertiwi diiringi gegap gempita terpaut janji pasti yang suci.

Seiring semangat perjuangan dalam penguatan karakter sebagai wujud kekuatan

latihan dasar kepemimpinan menderma bakti pada pertiwi diiringi gegap tegak

pembawa cahaya yang menjadi sinar kode kehormatan memasuki tempat dan

membahanakan suara suara pancasila

Pasukan pembawa api kehormatan

Datanglah…..datanglah….datanglah…

Cahaya yang akan menerangi jiwa di awali adi cita…. kepada Pembina agar

memberikan cahaya pertama kepada tunggul bertunas

(penyulutan api pertama oleh Pembina)

Penyulutan api unggun

Wahai jiwa-jiwa muda

Tonggak harapan Nusantara

Dipundak mu penerus bangsa

Patriot pejuang angkasa raya

Setumpuk harapan terpatri didada

Merubah kebodohan Angkara murka

Tengok pejuang rela korbankan nyawa

Mengendap….mengendus…berlari bahkan mengintai untuk merubah hidup lebih

bermakna

Kawan….lihat & rasakan betapa berat sebuah perjuangan

Yang bukan lagi menahan kelaparan dan kehausan

Bukan hanya tentang nyawa yg dikorbankan

Tapi lebih dari semuanya,

yaitu, kehormatan

Berdirilah wahai pejuang kehormatan

Bangkit…teguh…lurus tekad bulat di badan

Hancurkan Angkara murka

Hancurkan kebiadaban

Api pancasila berkobar menggelora

Berkobarlah…berkobarlah….berkobarlah….

Wahai pejuang kehormatan. Katakan dasar dasar kehidupanmu

(Mengucapkan PANCASILA bersama sama)

Katakan sila pertama mu…

Katakan sila kedua mu….

Katakan sila ke tiga mu…

Katakan sila ke empat mu…..

Katakan sila ke lima mu…

Serukan petuah mu…

( Bhineka tunggal Ika, berbeda beda tetapi satu tujuan,

Bersatu kita teguh

Bercerai kita runtuh)

(Nama Sekolah)…ISTIMEWA…

Pulanglah pejuang kehormatan

Dengan tonggak seribu harapan

Merubah keadaan

Merubah keangkara murkaan

(Nama Sekolah/Organisasi) tempat yg tepat untuk pedoman

(Nama Sekolah/Organisasi) tempat bersandar keberhasilan

Antarkan asa tuju cita-cita

Karna (Nama Sekolah/Organisasi) ….ISTIMEWA…

Jiwa yang rapuh dan kosong seraya memohon petuah suci dari sang adi cita tuk

memberikan kesan dan pesan sebagai jembatan plontar menuju keharibaan

pertiwi berbakti suci di satuan kita

(amanat Pembina, pasukan di istirahatkan)

Ungkapan rasa syukur penuh hidmat atas segala yang telah diberikan Tuhan marilah

kita ungkapkan dalam kalimah Merdeka-Merdeka-Merdeka

Sepadan dengan perjuangan bangsa yang telah merdeka, para taruna siap berbakti

dan mengabdi pada negeri

Sebagai pelengkap rasa syukur marilah kita panjatkan do’a pertanda luluh hati

menghamba pada Tuhan..

Kepada Pembina Kami mohon untuk memimpin do’a

Api sudah menyala doa telah tetpanjat tibalah sang pemimpin acara mengakhiri

kegiatan.

(Laporan pemimpin acara kepada pembina acara bahwa acara telah selesai)

Hamparan harapan terbentang luas, banyak kisah yang terukir tangan tentang

padu kau yang tak mampu kulupa

Biarlah semua menjadi kenangan yang akan kita jadikan jembatan tuk

bersilaturahmi, Terima Kasih Pembina

(Pembina meninggalkan lapangan)

(Pemimpin acara meninggalkan lapangan / Pasukan diistirahatkan)

Acara api ungun telah selesai dilaksanakan mohon maaf atas segala khilaf dan

salah, serta kami ucapkan Terima Kasih,

Tutup dengan salam


Silakan Bagikan.