Sodium : Fungsi – Sumber – Akibat Kelebihan dan Kekurangan

Salah satu komposisi Kandungan Mineral dari Produk Herbal Mizuco adalah  Mineral Sodium(Na) sebanyak 10.75% , selain kandungan lain seperti Kalium, Calcium dan Magnesium. Di artikel ini yang kami kutip dari www.halosehat.com, akan membahas khusus dari manfaat mineral Sodium dan dimana saja selain dari Produk Mizuco kita bisa dapatkan mineral tersebut.

Sodium atau anda mungkin lebih mengenalnya dengan istilah natrium adalah salah satu senyawa kimia yang memiliki lambang Na pada atom 11 di dalam tabel peiodik. Sodium atau natrium ini sangat mudah ditemukan di dalam unsur alam terutama pada halite dengan penampakan berupa logam reaktif yang lunak, keperakan serta memiliki unsure seperti lilin. Senyawa ini sangatlah reaktif ketika terbakar akan memunculkan warna api berwarna kuning, jika terkena air akan langsung larut dan bereaksi kuat dan bisa beroksidas dengan udara. Karena hal tersebut sodium harus disimpan di dalam minyak supaya tidak membahayakan.

Sifat Utama Sodium

Natrium atau sodium merupakan senyawa alam yang tak berwujud sebagai unsure murni di dalam alam. Sodium sifatnya mengapung di dalam air dan kemudian terurai menjadi gas hidrogen dan ion hidroksida. Namun apabila anda menggerusnya menjadi bubuk dan kemudian menaruhnya ke dalam air maka akan meledak saat itu juga sehingga penggunaan natrium murni ini harus sangat diperhatikan dan diawasi dengan benar.

Sumber Sodium

Jika anda mencari sumber sodium atau natrium terbesar di dunia ini maka jawabannya adalah garam. Dalam satu sendok teh garam saja terdapat sekitar 2.300 mg sodium. Satu sendok teh garam ini merupakan empat kali dari kebutuhan garam yang dibutuhkan oleh tubuh sehingga sangat dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi garam lebih dari satu sendok teh setiap harinya supaya tidak terjadi gangguan di dalam tubuh. Konsumsi sodium secara berlebihan sudah diketahui menjadi salah satu penyebab dari penyakit tekanan darah tinggi, meskipun tidak semua orang memiliki tingkat kerentanan yang sama terhadap sodium. Tingkat kesensitifan seseorang akan sodium biasanya akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia.

Untuk mendapatkan sumber sodium lainnya yang cukup tinggi maka anda bisa mengambil dari beberapa bahan makanan hewani. Saat ini diketahui bahwa makanan hewani lebih banyak mengandung sodium dibandingkan dengan bahan makanan nabati. Bahan makanan yang cukup banyak mengandung natrium diantaranya adalah garam dapur, soda kue, penyedap rasa (MSG), bahan pengawet makanan seperti natrium benzoate dan natrium nitrit. Selain itu sodium atau natrium juga bisa didapatkan di dalam kecap, makana cepat saji, makanan ringan, makanan laut. Seperti yang sudah diketahui bahwa makanan cepat saji merupakan penyumbang dari penyakit tekanan darah tinggi terbesar di dunia saat ini karena memang kadar natrium atau sodium di dalam makanannya sangat tinggi.

Kebutuhan Sodium Dalam Tubuh                                                                        

Meskipun pada pembahasan di atas merujuk pada bahaya yang ditimbulkan oleh sodium namun ternyata keberadaan sodium atau natrium ini cukup penting di dalam tubuh.

  • Rekomendasi National Research Council of The National Academy of Science.

Menurut para ahli konsumsi sodium per hari sebanyak 1.100 hingga 3.300 mg atau setara dengan ½ hingga 1 ½ sendok teh garam. Untuk orang yang telah menderita penyakit tekanan darah tinggi dan penyakit lainnya yang sensitive dengan natrium sebaiknya untuk mengurangi kadar garam yang dikonsumsi.

  • Rekomendasi dari American Heart Asosiation (AHA)

Menurut AHA konsumsi sodium atau natrium dalam bentuk garam dapur sebaiknya tidak lebih dari 2.900 mg atau setara dengan satu sendok teh tiap harinya. Sangat dianjurkan pada penderita tekanan darah tinggi untuk mengurangi konsumsi garam dapur. Itulah sebabnya banyak makanan di rumah sakit yang tidak mengandung garam karena ada beberapa sensitivitas garam pada beberapa jenis penyakit tertentu.

  • Rekomendasi dari United States Departement of Agriculture (USDA)

Kebutuhan sodium atau natrium yang dimiliki oleh ibu hamil setara dengan satu sendok teh atau sekitar 2.400 mg garam. Senyawa natrium atau sodium ini akan diserap secara maksimal oleh usus dan sangat sedikit diserap oleh lambung. Dari usus kemudian natrium akan dialirkan ke dalam organ hati dan kemudian masuk ke dalam ginjal untuk selanjutnya dilakukan proses penyaringan. Proses penyaringan di dalam ginjal ini dibantu oleh hormon adrenal dan hal ini membuat hormon adrenal akan sangat bergantung pada natrium atau sodium. Oleh karena itu pengkonsumsian natrium tidak boleh berlebihan.

Fungsi Sodium

Mungkin anda sudah bertanya-tanya sebenarnya apa saja fungsi dari sodium ini di dalam tubuh. Sodium sama halnya dengan kalium yaitu berfungsi untuk menjaga ketersediaan dan menjaga keseimbangan jumlah air di dalam tubuh. Natrium atau sodium merupakan komponen utama di dalam cairan tubuh dan jika ketersediaannya tidak seimbang maka bisa terjadi kerusakan serta gangguan pada sel tubuh yang bisa berakibat fatal bagi tubuh.

Selain itu, sodium juga memiliki peran penting yaitu sebagai penyerap glukosa dimana glukosa ini adalah salah satu sumber energi penting di dalam tubuh. selain itu sodium juga berfungsi untuk mengangkut beberapa nutrisi yang ada di dalam membrane sel. Bukan hanya itu saja, sodium juga sangat berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung dan menjaga tubuh dari gangguan penyakit saraf. Ibu hamil sangat penting mendapatkan asupan sodium yang cukup dan seimbang supaya pemompaan darah baik bagi ibu dan janin berjalan lebih optimal.

Sinyal Pengatur Sodium di Dalam Tubuh

Tubuh layaknya sebuah mesin yang sangat canggih dimana jika terjadi sesuatu di dalamnya seperti misalnya kekurangan atau kelebihan sodium pasti akan memberikan sinyal tertentu. Berikut ini adalah penjelasannya lebih lanjut :

  • Jika kadar natrium di dalam tubuh terlalu tinggi

Dalam keadaan tubuh mengalami kelebihan natrium maka secara spontan otak akan memberikan sinyal rasa haus sehingga tubuh akan minum terus. Kemudian jika di dalam ginjal dirasa kandungan sodium tinggi akan meresponnya dengan mengeluarkan air kencing lebih banyak sehingga tekanan darah bisa berkurang. Hal ini cukup membuat lega bagi beberapa orang namun sayangnya ada banyak kasus bahwa respon atau sinyal ini tidak terbaca dengan baik oleh para penderitanya.

  • Jika kadar natrium di dalam tubuh terlalu rendah

Saat kadar sodium atau natrium di dalam tubuh terlalu rendah maka organ ginjal akan merasakan adanya tekanan darah yang melambat dan secara spontan akan melakukan mekanisme rantai supaya darah kembali naik. Hal ini dilakukan dengan cara ginjal menahan air supaya tidak keluar dari tubuh. penahanan air di dalam tubuh ini akan membuat volume darah naik dan menjadi normal kembali.

Akibat Kelebihan Sodium bagi Tubuh

Apa saja yang berlebihan pasti tidak baik termasuk kandungan sodium atau natrium di dalam tubuh. setidaknya terdapat beberapa jenis penyakit yang akan muncul jika tubuh mengalami kelebihan sodium, diantaranya adalah:

  1. Tekanan darah tinggi

Seperti yang telah disinggung sebelumnya bahwa mengkonsumsi garam dapur berlebih bisa menyebabkan darah tinggi. Hal ini disebabkan oleh cairan tubuh yang meningkat drastis dan menyebabkan volume darah juga naik dan pada akhirnya dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Para penderita hipertensi sangat dianjurkan untuk mengendalikan konsumsi garam.

  1. Serangan jantung

Akibat lainnya jika anda mengalami kelebihan sodium atau ntarium ini adalah mengalami serangan jantung. Hal ini ternyata masih berhubungan dengan tekanan darah tinggi dimana saat tekanan darah naik, otot jantung akan memompa lebih cepat dibandingkan biasanya dan hal ini jika terus berlangsung maka bisa menyebabkan serangan jantung secara mendadak.

  1. Bengkak

Beberapa bagian tubuh tertentu sangat berpotensi mengalami bengkak hal ini dikarenakan jaringan pada bagian tubuh tersebut mengalami kerusakan sel akibat terlalu banyak jumlah cairan tubuh. Reaksi ini akan sangat terlihat terutama pada orang yang mengalami tingkat sensitivitas tinggi terhadap sodium dan natrium.

  1. Nyeri saat menstruasi

Jika anda sering mengalami rasa sakit dan nyeri tak tertahankan saat menstruasi maka bisa jadi karena anda mengalami kelebihan jumlah sodium atau natrium di dalam tubuh. Hal ini dikarenakan saat cairan tubuh berlebihan di dalam tubuh akan membuat penegangan beberapa organ termasuk organ reproduksi pada wanita. Jadi jika anda mengalami hal ini sangatlah penting untuk mengendalikan konsumsi sodium.

  1. Gagal diet

Mungkin anda pernah mendengar kata diet mayo? Ya diet yang satu ini dilakukan dengan cara membatasi konsumsi garam bahkan tidak makan makanan yang mengandung garam sama sekali selama 2 minggu. Nah, hal ini juga berkaitan dengan berat badan ternyata. Adanya kelebihan cairan di dalam tubuh akan membuat lemak tidak bisa terbakar dan semakin menumpuk di dalam tubuh sehingga secara otomatis akan membuat program diet anda gagal. Kelebihan sodium juga akan membuat nafsu makan anda menjadi terganggu bisa jadi menaikan nafsu makan anda yang tadinya sudah ditekan untuk diet.

  1. Dehidrasi

Garam dapat membuat tubuh menjadi mudah haus. Hal ini dikarenakan sifat garam yang seperti magnet bagi darah sehingga langsung menyerap darah dalam jumlah besar. Jika kondisi ini terus berlangsung maka tubuh akan mudah cepat haus bahkan kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi dalam jangka waktu yang sebentar saja. hal ini perlu diperhatikan ketika anda akan makan makanan yang mengandung garam banyak.

  1. Osteoporosis

Jika anda mengalami kelebihan jumlah sodium atau garam di dalam tubuh juga bisa menyebabkan gejala osteoporosis atau pengeroposan tulang. Hal ini disebabkan adanya kelebihan garam ini akan menghambat penyerapan vitamin D di dalam tulang. Bahkan jika terus dibiarkan dan dilakukan dalam jangka waktu lama akan membuat tulang kehilangan kalsium karena ikut terbuang bersama air yang dikeluarkan oleh tubuh melalui ginjal. Pada kasus yang ekstrim bahkan bisa menyebabkan patah tulang.

  1. Gangguan pencernaan

Sodium atau natrium atau garam juga akan menghambat proses pencernaan makanan yang terjadi di dalam usus. Proses penyerapan nutrisi menjadi pepton atau turunan dari protein yang bisa diangkut darah menjadi terhambat dan hal ini akan membuat makanan lebih lama berada di dalam usus yang pada akhirnya dapat menimbulkan gangguan pada pencernaan. Jika dibiarkan saja dapat menyebabkan iritasi pada usus yang bisa memunculkan radang atau sariawan usus.

Kelebihan sodium di dalam tubuh ternyata sangat tidak baik dan anda harus menghentikannya saat ini juga.

Akibat Kekurangan Sodium

Ternyata bukan hanya jika kelebihan saja yang akan memunculkan dampak bahaya bagi tubuh namun ternyata jika tubuh kekurangan sodium juga bisa menimbulkan berbagai jenis gangguan kesehatan karena peran sodium sendiri sebenarnya juga sangat penting di dalam tubuh. Berikut ini adalah beberapa penyakit akibat kekurangan sodium:

  1. Gangguan otot

Saat tubuh mengalami kekurangan sodium ternyata juga bisa memicu gangguan otot di beberapa bagian tubuh tertentu. Otot akan mudah merasakan sakit serta cepat lelah saat digunakan untuk beraktivitas meskpiun bukan aktivitas berat. Pada beberapa kondisi juga biasanya ditandai dengan sering kesemutan dan kram. Jika anda mengalaminya anda perlu memperhatikan asupan sodium anda selama ini.

  1. Gangguan ginjal

Natrium merupakan salah satu zat yang membantu kinerja ginjal dan bisa anda bayangkan bagaimana jika tubuh mengalami kekurangan sodium? Ya pastinya akan membuat kinerja ginjal melambat dan hal ini bisa berefek domino pada timbulnya berbagai jenis penyakit lainnya yang lebih serius. Gangguan pada ginjal ini termasuk penyakit yang cukup serius sehingga anda harus benar-benar memperhatikan keadaan ini.

  1. Gangguan syaraf

Dampak dari kekurangan sodium lainnya adalah dapat menimbulkan gangguan di dalam syaraf tubuh karena kekurangan salah satu mineral terbaiknya. Pada beberapa kasus bahkan bisa menimbulkan kejang-kejang hingga penderitanya tidak sadarkan diri. Pada kasus yang demikian penderita memerlukan perhatian khusus dari tim medis karena sudah melampaui batas normal.

  1. Palpitasi

Palpitasi adalah istilah untuk detak jantung yang tidak normal atau berlebihan. Jika tubuh mengalami kekurangan sodium atau garam maka bisa berpotensi mengalami palpitasi lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang kadar sodiumnya terpenuhi secara seimbang.

  1. Tekanan darah rendah

Jika tubuh mengalami kelebihan garam atau sodium bisa menyebabkan tekanan darah tinggi maka kekurangan garam pun bisa menyebabkan tekanan darah rendah atau hipotensi. Tekanan darah tinggi bisa dilihat jika lama berdiri cepat mengalami kesemutan dan mata berkunang-kunang. Jika mengalami ini sebaiknya untuk melakukan tambahan asupan garam dan air.

  1. Syok

Pada kasus yang ekstrim saat tubuh mengalami kekurangan garam bisa mengakibatkan syok mendadak hingga kehilangan kesadaran atau pingsan. Hal ini terjadi jika tekanan darah menurun secara drastis dan tiba-tiba sehingga tubuh tidak bisa mempersiapkan penahannya secara alami.

  1. Kram

Jika anda mengalami kram itu mungkin karena anda mengalami kekurangan garam dan hal ini akan membuat otot terganggu dan menyebabkan kram serta kesemutan.

  1. Pikun

Jika anda tidak ingin cepat pikun maka jangan lupa perhatikan konsumsi garam anda jangan sampai mengalami kekurangan. Saraf yang menjadi daya ingat di dalam otak bisa mengalami gangguan dan akhirnya bisa mengakibatkan kepikunan dini pada anda.

Sumber Makanan yang Mengandung Sodium

Sodium memiliki fungsi dan kerugiannya sendiri jika mengalami kekurangan serta kelebihan. Oleh karena itu asupannya harus seimbang untuk menghindari adanya gangguan kesehatan. Untuk itu anda hendaknya mengetahui apa saja sumber makanan yang mengandung sodium sehingga anda bisa mengendalikan konsumsi sodium anda setiap harinya. Selengkapnya simak berikut ini:

  • Roti

Jika anda mengira bahwa makanan yang mengandung sodium selalu makanan yang memiliki rasa asin maka hilangkanlah pikiran tersebut. Roti juga termasuk dalam salah satu jenis makanan yang mengandung sodium tinggi. menurut penelitian menunjukkan bahwa jenis roti yang memiliki kadar sodium terendah adalah roti yang terbuat dari gandum utuh dibandingkan dengan jenis roti lainnya yang biasa ditemui. Jadi jika anda sedang diet saat ini jangan lupa untuk makan roti gandum saja ya.

  • Daging

Daging yang mengandung garam atau sodium super tinggi saat ini diduduki oleh olahan daging beku. Olahan daging beku ini diantaranya adalah sosis dan nugget. Kedua jenis makanan tersebut memang sangat menggiurkan dan memiliki rasa enak serta sangat praktis. Namun ternyata sosis dan nugget memiliki kandungan sodium sangat tinggi. adanya bahan pengawet dan penyedap rasa berlebihan di dalam produk tersebut disinyalir menjadi sebab mengapa kandungan sodium di dalamnya sangatlah tinggi.

  • Sauce

Jika anda ingin makan sehat seperti salad sayur dan aneka makanan sehat lainnya sebaiknya untuk tidak menyertakan saus di dalamnya. saus yang sekarang ini sudah diproduksi dengan berbagai merek, variasi dan rasa ternyata memiliki kandungan sodium yang cukup tinggi. hal ini dikarenakan adanya MSG dan pengawet makanan yang terkandung di dalamnya. untuk anda yang saat ini sedang diet dianjurkan untuk menghindari saus dalam makanan anda.

  • Mie instan

Yang satu ini pasti tidak membuat anda kaget bukan? Mie instan hadir dengan kepraktisannya dan berbagai varian rasa serta harganya yang murah menjadikannya sebagai salah satu jenis makanan yang sangat disukai oleh berbagai kalangan dewasa ini. namun jika anda telaah lebih jauh ternyata di dalam mie instan terdapat kandungan sodium yang sangat tinggi dan cukup berbahaya bagi tubuh. jadi, jika anda penyuka mie instan sebaiknya untuk mengendalikan konsumsi supaya tidak setiap hari.

  • Sereal

Seperti jenis makanan instan lainnya ternyata sereal yang banyak dijadikan orang sebagai menu sarapa praktis ini juga memiliki kandungan sodium cukup tinggi. untuk meyakinkan anda mungkin anda bisa melihat label nutrisi yang ada di dalam bungkus sereal.

  • Soda

Minum soda berlebihan memang tidak baik bagi tubuh dan itu bukanlah isapan jempol belaka melainkan memang benar adanya. Apakah anda minum soda dan memilih jenis soda yang rendah kalori? Jika iya maka anda sudah dibohongi oleh perusahaan soda tersebut. Untuk rendah kalori dan rendah gula mungkin memang dibatasi namun soda yang rendah kalori justru mengandung sodium lebih banyak dari jenis soda biasanya. Jadi berhati-hatilah dengan apa yang anda konsumsi.

  • Makanan cepat saji

Yang satu ini pasti bukanlah hal baru bagi anda. Makanan cepat saji mengandung sodium dan MSG yang sangat tinggi dan bisa menyebabkan berbagai jenis penyakit serius. Mengkonsumsi makanan cepat saji dalam frekuensi yang sering sangat tidak dianjurkan baik bagi anda yang sehat maupun yang sedang sakit.

  • Makanan kalengan

Masih berhubungan dengan makanan instan, makanan kalengan juga tidak baik bagi tubuh karena mengandung sodium cukup tinggi. makanan kalengan seperti sarden, sayur instan, dan lainnya mengandung sodium dan bahan pengawet yang cukup membahayakan bagi tubuh terutama jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dan sering.

Demikian ulasan mengenai sodium serta seluk beluknya bagi kesehatan. Tidak hanya buruk bagi tubuh seperti yang banyak beredar selama ini namun ternyata juga memiliki manfaat yang tidak kalah penting bagi tubuh. bagi anda yang mengalami kelebihan atau kekurangan sodium sebaiknya untuk melakukan konsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan nasihat yang tepat mengenai asupan sodium yang sesuai dengan keadaan anda.

Imbangi juga dengan gaya hidup sehat seperti olahraga teratur, hindari merokok dan minum minuman alkohol karena bisa membuat tubuh menjadi tidak optimal dalam melakukan tugasnya. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya, semoga bermanfaat untuk anda semua.

 

Sumber: https://halosehat.com/gizi-nutrisi/mineral/sodium